Tips untuk tetap sehat dari stroke

obat stroke ringan

Sebagai sebuah negara berkembang, Indonesia menghadapi peningkatan kejadian penyakit tidak menular yang signifikan. Selah satu bentuk penyakit tidak menular yang meningkat jumlahnya secara signifikan adalah penyakit kardioserebrovaskuler (penyakit  pembuluh darah jantung dan otak). Manifestasi gangguan pembuluh darah jantung adalah serangan jantung mendadak dan penyakit jantung koroner, sementara manifestasi gangguan pembuluh darah otak adalah stroke

. Faktor risiko gangguan pembuluh darah jantung dan otak yang uatam adalah usia tua,  hipertensi, diabetes, merokok, dan kadar kolesterol darah yang tinggi. Tips “80” adalah suatu tips yang mudah diingat untuk menghindarkan kita dari penyakit pembuluh darah dan jantung sejak dini.

1.      Tekanan darah diastolik di angka 80 mmHg

Seseorang dinyatakan menderita hipertensi bila tekanan darahnya diatas  140/ 90 mmHg. Angka 90 merupakan tekanan darah diastolik. Tekanan darah diastolik diatas 90 mmHg secara konsisten dihubungkan dengan peningkatan kematian akibat penyakit jantung dan stroke. Pengurangan konsumsi garam, penghentian rokok, dan konsumsi banyak buah dan sayur terbukti memperbaiki tekanan darah.

2.      Kadar gula darah di sekitar angka 80 mg/dL

Kadar gula diatas 140 mm/ dL pada saat tidak berpuasa harus dicurigai sebagai suatu diabetes mellitus. Bila kadar gula darah puasa100-125 mg/dL dikatakan sebagai gangguan toleransi glukosa. Pada kasus demikian dikonfirmasi dengan tes beban glukosa atau 2 jam setelah makan. Kadar gula darah puasa < 100 mg/dL dinyatakan sebagai kadar glukosa normal. Diabetes secara signifikan dihubungkan dengan kematian dini akibat penyakit pembuluh darah. Komplikasi diabetes pada mata, ginjal, dan saraf secara signifikan memberikan beban sakit yang sangat berat. Diabetes meningkatkan risiko stroke sampai dengan 3 kali lipat. Pertahankan kadar gula darah anda pada angka 80 mg/ dL untuk mencegah pembentukan plak pada dinding pembuluh darah.

3.      Kadar kolesterol LDL di angka 80 mg/ dL

Profil lemak seseorang ditentukan oleh kadar kolesterol darah, kolesterol LDL, kolesterol HDL, trigliserida, dan Lp(a). Kolesterol dibentuk di dalam tubuh, yang terdiri dari 2 bagian utama yaitu kolesterol  LDL dan kolesterol HDL . Kolesterol LDL disebut sebagai ”kolesterol jahat”, yang membawa kolesterol dari hati ke dalam sel. Jumlah kolesterol LDL yang tinggi akan menyebabkan penimbunan kolesterol di dalam sel. Hal ini akan memacu munculnya proses atherosklerosis (pengerasan dinding pembuluh darah arteri). Proses atherosklerosis akan menimbulkan komplikasi pada organ target (jantung, otak, dan ginjal). Proses tersebut pada otak akan meningkatkan risiko terkena stroke.

Profil lemak pada umumnya diperiksa setelah subyek berpuasa 6-8 jam. Profil lemak yang normal adalah sebagai berikut:  (1) kadar kolesterol darah dibawah 200 mg/ dl, (2) kadar kolesterol LDL dibawah 150 mg/dl, (3) kadar kolesterol HDL diatas 35 mg/dl, dan kadar trigliserida dibawah 200 mg/dl. Hal lain yang juga tidak kalah pentingnya adalah rasio kolesterol LDL dan kolesterol HDL yang kurang dari 3,5.

Pada umumnya target kadar kolesterol LDL seseorang adalah dibawah 130 mg/dl. Pada kasus stroke atau penyakit jantung koroner, maka target kolesterol LDL adalah dibawah 100 mg/ dl. Penelitian membuktikan bahwa penuunan kadar LDL dibawah 100 mg/dl secara signifikan mengurangi risiko stroke dan penyakit jantung, Kadar kolesterol LDL dapat diturunkan dengan perubahan pola hidup dan terapi farmaka. Perubahan pola hidup yang dianjurkan adalah mengurangi konsumsi lemak jenuh, olahraga secara teratur, menurunkan berat badan berlebih, dan berhenti merokok.

4.      Kadar kolesterol HDL mendekati  angka 80 mg/ dl

Kolesterol HDL sering pula disebut sebagai ”kolesterol baik”, yang membawa kolesterol dari sel ke hati. Trigliserida di dalam tubuh dibawa di aliran darah oleh lipoprotein VLDL (Very Low Density Lipoprotein). Kadar HDL yang rendah secara konsisten dihubungakn dengan peningkatan risiko penyakit jantung koroner dan stroke. Kadar HDL yang rendah memacu munculnya proses atherogenik (pembentukan plak di dinding pembuluh darah arteri). Penelitian membuktikan bahwa kadar HDL < 40 mg/ dl secara signifikan meningkatkan risiko stroke sampai dengan 2 kali lipat. Kadar kolesterol HDL dapat ditingkatkan dengan melakukan olahraga secara teratur.

5.      Pertahankan lingkar perut <80 cm pada perempuan, dan < 90 cm pada laki-laki

Lingkar perut yang berlebih (pada ras asia : > 90 cm pada laki-laki, dan > 80 cm pada perempuan) secara signifikan meningkatkan risiko stroke sampai dengan 2 kali lipat. Obesitas dihubungkan dengan penurunan sensitivitas insulin (berujung pada DM), peningkatan kadar lemak darah (trigliserid dan kolesterol), dan peningkatan tekanan darah. Olahraga secara teratur, diet seimbang, konsumsi buah dan sayur terbukti efektif menurunkan lingkar perut.

6.      Jauhkan rokok dari anda minimal 80 meter

Ukuran 80 meter janganlah diartikan secara harafiah, namun dipahami untuk selalu menghindari rokok. Rokok merupakan faktor risiko stroke dan penyakit jantung yang paling konsisten. Rokok memacu pengerasan dinding pembuluh darah. Pembentukan plak pada dinding pembuluh darah dikatalisasi oleh rokok. Rokok memiliki sedemikian banyak zat aktif yang berbahaya. Perokok pasif juga tidak kalah bahayanya. Penelitian membuktikan pula bahwa perokok pasif memiliki risiko 2 kali lipat untuk terkena stroke. Berhentilah merokok dan pertahankan pola hidup sehat.

Baru-baru ini organisasi stroke sedunia (World Stroke Organization) mengumumkan fakta tentang stroke sebagai berikut: “1 diantara 5 orang perempuan dan 1 diantara 6 orang  laki-laki  akan terkena stroke sepanjang hidupnya”. Setiap 2 detik, seseorang di dunia terkena stroke. Setiap 6 detik, seseorang meninggal akibat stroke, dan setiap 6 detik, kualitas hidup seseorang akan sangat berubah karena kecacatan fisik yang menetap. Angka-angka tersebut sangat mencengangkan dan membutuhkan tindakan nyata untuk mengatasinya. Satu diantara 6 orang akan terkena stroke dalam hidupnya, mungkin dapat mengenai anda atau orang-orang yang anda sayangi, namun stroke dapat dicegah dan dapat diobati.  Tindakan pencegahan dilakukan dengan dengan mengatasi berbagai faktor risiko stroke dan penyakit jantung koroner. Semoga tips 80 ini dapat membantu anda.

herbal stroke

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: